Header Ads

Header ADS

Beberapa puisiku (saat SMP) dengan tema budaya.



gemulai penaku yang mulai frustasi akan kekalahan. otak kiri dan kanan penaku beradu tentang keragaman SDB (Sumber Daya Budaya). 
#salam pena untuk semua.

Seribu Budaya

Lengang,lengong
Tarian jaipong
Dang,ding,dong
Suara ku pukul gong
Terdengar alunan musik
Terlihat tarian Tasik
Tak satupun orang berbisik
Bahwa budaya Indonesia tak asik
Namun itu hanya mimpi
Mimpi yang menyelimuti
Menyelinuti negara ini
Negara diera globalisasi
Kapan kita tegak kembali?
Tegak kembali menikmati
Menikmati rasanya budaya ini                       
Budaya dalam kantong api 




Suram Sinarmu

Telah kau kirim sinarmu
Sinarmu membuat diriku
Lupa dengan budayaku
Lupa dengan sejarahku
            Ketika aku berjalan tersandung batu
            Ketika aku lari tertatap pintu
            Ketika aku menghitung tetap satu
            Ketika Senin aku merasa Sabtu
Kau kejam terhadap diriku
Kau telah mengelabuhi aku
Kau adalah air yang kaku

Kau berhati beku tak berliku
            Penerus bangsa tersihir olehmu
            Bubuy bulan dan Desaku
            Menjadi buy mont dan an you
            Kapan kau sadarkan jiwaku
Menarilah dan menyanyilah
Tari pendet dan lagu te kate dipanah
Munculkanlah di sekitar daerah
Daerah dalam sinar yang parah



Tenggelam Dalam Sujud

Pagi yang cerah memanggilku
Malam yang gelap memandangiku
Hembusan angin menari di tubuhku
Waktu berkilat meliku
            Meliku seperti budayaku
            Berbintang sejarah mengelilingiku
            Sejarah secepat kilat tenggelam dalam saku
            Dalam saku sujud mimpiku
Ketika dalam mimpiku
Aku nyalakan napasku
Ke luar hidung dan paruku
Napasku berembun di bibirku
            Embun pagi melebarkan mataku
            Entah apa yang terjadi pada mimpiku
            Mimpiku menembus Negriku
            Negriku yang mencambuk budayaku
Budaya Negriku yang berlinang
Berlinang dari merauke sampai sabang
Tari Tifa,Pendet samapi Tari Perang
Lagu Apuse,Gundul pacul sampai Selendang Mayang
            Memayangkan budaya Indonesiaku
            Indonesia lihatlah budaya Negrimu
            Kini tengelam dalam mimpiku
            Mimpiku yang masih membuka pintu
 
Pintu budaya Negrimu
Lestarikan budaya Negrimu
Meskipun badai menyayat tubuhmu
Meskipun badai melobangi budayamu
            Lobang akan menutup memandangmu
            Memandang kau mewarnai budayamu
            Menutup badai dengan tinta biru semu
            Biru semu terbayang-bayang olehmu


Fajar Budaya

Saat fajar itu datang
Akankah fajar kembali berulang
Ketika fajar menghilang
Bintang hanya memandang
            Memandang seribu budaya dipegang
            Pegangan budaya Nusantara hilang
            Hilang, rapuh hanya dikenang
            Kenangan hanya dipandang
Pandangan jati diri Indonesia
Indonesia yang lupa
Lupa dengan budaya Indonesia
Indonesia tak mampu berusaha
            Usaha fajar kembali datang
            Menemukan batang melintang
            Namun, hanya melintangi bintang
            Bintang diam memandang

           
            Lamongan, 23 Maret 2012
DEVI KARTIKA RAHAYU

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.